2 hari yang lalu kontak WA Melodika Studio Recording mendapatkan chat dari konsumen yang menanyakan mengapa kualitas aranseman lagu band band besar seperti Sheila On 7, Armada Band, Dewa 19, Wali Band, Nadin Amizah, dll punya kualitas yang bagus.

Sedangkan para musisi yang masuk dapur rekaman tanpa melibatkan label rekaman ( rekaman mandiri) cenderung menghasilkan kualitas musik yang terdengar tidak keras, mendem, banyak noise, dan banyak intrumen musik yang tabrakan.

Perbandingan kualitas yang cukup jomplang antara musisi besar yang gabung label rekaman dengan musisi pemula ini disebabkan oleh beberapa poin yaitu:

 

Musisi Band Besar Banyak Melibatkan Seniman Musik Lainya

Musisi besar banyak melibatkan berbagai seninam musik. Artis besar tersebut bekerja sama dengan seniman musik lainya yang jumlahnya tidak 1 orang melainkan bekerja sama lebih dari 5 orang. Orang-orang yang dilibatkan dalam memproduseri musik dari artis besar salah satunya berkolaborasi dengan:

Musisi besar melibatkan banyak pakar seni musik seperti di atas. Sedangkan musisi pemula hanya berkolaborasi dengan 1 orang saja: misal bekerja sama dengan komposer musik saja. Untuk mixing masteringnya dikerjakan oleh 1 orang.

Dengan workflow yang seperti itu, maka akan menghasilkan kualitas musik yang tidak berkualitas.

Industri Musik Berpihak Pada Kalangan Pemilik Modal Besar

Tidak bisa dipungkiri bahwa industri musik berpihak pada kalangan pemilik modal besar. Semakin besar modalnya dalam mengeluarkan biaya produksi sebuah lagu, maka akan sebanding dengan hasil yang didapatkan.

Mengapa begitu? Ini karena alat-alat musik yang digunakan dalam rekaman telah dikomersialkan sedemikian rupa dengan harga yang sangat mahal dan tidak masuk akal. Sebagai contoh untuk membeli microphone Condensor Neumann U-47 yang dikenal bisa merekam suara vocal sangat jernih dan bebas noise musisi harus merogoh kocek puluhan juta.

Jika musisi tanpa modal besar membeli microphone di bawah harga 1 jutaan, maka akan menghasilkan hasil rekaman suara vocal yang sangat jelek dan banyak noise contohnya seperti mic BM-800 yang harganya dibawah 1 juta namun diketahui hasil rekamanya menghasilkan latensi dan suara rekaman yang tidak keras.

Jadi di poin ini kita bisa menyimpulkan bahwa semakin besar modal uang yang dikeluarkan untuk produksi sebuah lagu, maka akan linear dengan kualitas rekaman yang didapatkan. Sedangkan musisi yang punya modal besar tentu saja musisi musisi besar yang didukung oleh label rekaman. Dimana label rekaman biasanya yang membiayai biaya produksi lagu para musisi tersebut.

Solusi Atas Biaya Aransemen Lagu yang Mahal

Atas keprihatinan tersebut dimana menjadi musisi profesional terasa sangat komersil dan memberatkan, kami Melodika Studio Recording hadir menyediakan jasa aransemen lagu dengan kualitas rekaman terbaik namun dengan harga yang terjangkau.

Kami menggunakan alat alat rekam berkualitas namun harga aransemenya tetap terjangkau. Kami menggunakan workflow music production yang seefisien mungkin sehingga bisa menekan ongkos produksi lagu.

Dengan melakukan langkah revolusioner seperti ini, kami berharap bahwa akan banyak muncul musisi musisi kecil di Indonesia yang berpotensi untuk menjadi sukses di masa depan.

Nah demikian studi kasus dari kami mengapa aransemen lagu band besar di Indonesia cenderung kualitasnya bagus?

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Open chat
1
Hi!
Hubungi Kami Lewat Sini ya!