Kami cukup dikenal oleh beberapa konsumen kami sebagai salah satu salah satu music produser yang cukup digemari. Katanya kualitas musik buatan kami berkualitas bagus, dinamika energik, dan suara instrumental yang sangat jernih.

 

Konsumen kami bahkan ada yang tanya, ilmu music production yang kami terapkan diambil dan terinspirasi dari mana sih? Lewat tulisan ini kami akan bagikan untuk Anda.

 

1. Jack Antonoff

Inspirasi kami yang pertama dalam membuat music tentu saja yaitu Jack Antonoff. Tim produksi music di Melodika Studio sangat terpengaruh Jack dari vibes elemen music instrumental era 80-an yang selalu kami sisipkan dalam membuat music client.

Bahkan di studio music kami, kami mengoleksi banyak alat music yang biasa dipakai Jack seperti Roland Juno D6. Kami bahkan kerap memberikan elemen Synth dan setingan sonic yang mirip produksi music Jack.

 

2. Max Martin

 

Kami juga sangat terinspirasi dengan Max Martin dalam produksi music milik konsumen, apalagi dalam produksi music-music pop dari beberapa penulis lagu Indonesia cukup cocok untuk gunakan rumus produksi Max Martin.

Kami sangat mengidolakan Max karena ia mampu membuat hook music yang mudah dihafal, chord progression yang enak dihapal dan tentu saja sangat radio friendly sehingga lagu-lagu yang dibuat dengan pendekatan produksi max martin lebih sering jadi hits yang meledak.

Kami sangat menyerap ilmu yang diajarkan Max Martin lewat podcast Youtube maupun informasi berharga lainya yang kerap ia bagikan melalui media masa.

 

3. Aaron Dessner

 

Kami juga sangat mengidolakan produser music Aaron Dessner dalam membuat music. Produser asal Amerika Serikat ini dijadikan referensi utama jika kami punya konsumen yang ingin dibuatkan music genre folk, alternatif, maupun ambient pop.

Saya sangat suka Aaron Dessner karena ia mampu buat music yang sangat dalam secara atmosphere, natural, dan sederhana secara track. Walaupun produksinya cenderung sederhana dan tidak banyak synth, tapi ia mampu membuat lagu yang sangat emosional dan mendalam.

Kami meniru cara produksi Aaron Dessner dengan cara membeli alat-alat music yang dipakai oleh Aaron Dessner seperti:

Dengan menggunakan alat-alat music tersebut, produksi kami sangat mendekati sonic Aaron Dessner.

4. Mikha Angelo

 

Mikha Angelo menjadi satu-satunya produser music asal Indonesia yang dijadikan referensi kami dalam memproduksi lagu. Produser music jebolan X-Factor ini menurut saya hampir sejajar dengan produser asal Amerika Serikat sedikit dibawahnya.

Mikha terkenal dengan produksi musiknya yang bergenre folk-pop maupun alternativ. Musik buatan Mikha dikenal sangat matang secara ambient. Gaya produksi musiknya mirip Aaron Dessner dengan elemen atmospheric yang luas dan mendalam.

Kami sering mempelajari gaya produksi music Mikha Angelo dari lagu-lagu hits yang berhasil ia buat seperti kolaborasinya dengan Nadin Amizah – Bertaut.

 

Nah itulah beberapa music produser top yang jadi referensi kami dalam membuat, memproduksi, maupun komposing lagu.

 

Bagi Anda yang minta buatkan aransemen lagu di tempat kami dengan sonik suara yang mirip gaya produksi keempat produser musik tersebut segeralah pesan saja melalui laman listing kami jasa aransemen lagu. Kami siap buatkan music dengan kualitas yang setara top produser music grammy namun dengan harga yang masih bisa terjangkau untuk calon musisi Indonesia. Yuks pesan sekarang juga.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *